Kompetisi ini mengajak pelajar SMA/sederajat dan mahasiswa untuk menyuarakan pentingnya menciptakan ruang publik yang bebas dari asap rokok melalui video kreatif. Peserta diharapkan mampu menyampaikan pesan yang kuat dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Tema Lomba
Mengangkat tema "Ruang Publik Bebas Asap Rokok", peserta bebas memilih sudut cerita yang paling dekat dengan pengalaman mereka. Karya dapat dibuat dalam berbagai genre, mulai dari drama, dokumenter, komedi, eksperimental, diary, hingga POV.
Kompetisi ini juga menjadi bagian dari kampanye "Breathe Out: Stop Smoking, Start Living", sehingga karya peserta berkesempatan menjangkau audiens yang lebih luas melalui media sosial.
Peserta dapat memilih satu atau beberapa kategori ruang publik berikut:
- Ruang Belajar: Sekolah dan lingkungan sekitarnya yang bebas dari paparan rokok/vape.
- Ruang Hijau: RTH atau taman sebagai ruang yang aman dan nyaman bagi anak.
- Ruang Gerak: Transportasi publik seperti angkot, bus, KRL, halte, dan lainnya.
- Ruang Sosial: Tempat nongkrong, taman bermain, maupun ruang sosial lainnya yang tetap menyenangkan tanpa asap rokok.
Ketentuan Umum Lomba
- Pelajar SMA/sederajat atau Mahasiswa aktif di Indonesia.
- Tidak ada biaya pendaftaran.
- Peserta dapat mengikuti lomba secara individu atau tim.
- Jumlah anggota tim maksimal 3 orang.
- Seluruh anggota tim wajib berstatus sebagai pelajar/mahasiswa aktif.
- Setiap peserta/tim hanya boleh mengirimkan 1 karya.
- Karya wajib orisinal dan dibuat khusus untuk kompetisi.
- Karya belum pernah dipublikasikan atau memenangkan kompetisi lain.
- Tidak mengandung unsur SARA, pornografi, ujaran kebencian, atau kekerasan berlebihan.
- Tidak boleh mengandung promosi produk tembakau, baik rokok konvensional maupun vape.
Ketentuan Video
- Durasi video 1 menit – 2 menit 30 detik.
- Genre bebas.
- Format MP4.
- Resolusi minimal Full HD (1080 × 1920).
- Orientasi video portrait/vertikal.
Ketentuan Adegan Rokok/Vape
Adegan merokok atau vape masih diperbolehkan apabila merupakan bagian dari dokumentasi atau dramatisasi situasi nyata di ruang publik. Namun terdapat beberapa ketentuan:
- Adegan tidak dibuat atau direkayasa khusus oleh peserta menggunakan rokok/vape asli.
- Untuk reka ulang, gunakan alat peraga seperti kertas yang digulung, pensil, atau pulpen.
- Produk rokok, vape, liquid, maupun identitas merek yang terekam secara tidak sengaja wajib disamarkan atau ditutupi.
Cara Mengikuti Lomba
- Pilih cerita dari salah satu kategori ruang publik yang tersedia.
- Buat video sesuai tema dan seluruh ketentuan lomba.
- Unggah video ke Instagram Reels atau TikTok.
- Gunakan hashtag #HijauTanpaAsap #BreatheOutChallenge #RuangPublikBebasAsap
- Tag akun resmi penyelenggara pada caption/postingan.
- Pastikan akun media sosial dapat diakses publik.
- Isi formulir pendaftaran resmi.
- Lampirkan identitas peserta/tim, judul, sinopsis, dan link video.
- Sertakan link Google Drive berisi video asli tanpa kompresi serta dokumentasi proses produksi.
- Pastikan Google Drive tidak dalam mode restricted.
Hadiah & Benefit
Peserta yang menghasilkan karya terbaik akan mendapatkan:
- Rp500.000 dalam bentuk e-wallet
- E-Certificate Apresiasi
- Karya berkesempatan ditayangkan dalam kampanye nasional RUANA & Mitra
Jadwal Lomba
- Pembukaan pendaftaran & submission: 14 September 2026
- Periode pengumpulan karya: 14–29 September 2026
- Batas akhir submission: 30 September 2026, pukul 23.59 WIB
- Penilaian: 2–4 Oktober 2026
- Pengumuman pemenang: 5 Oktober 2026
Kriteria Penilaian
- Kekuatan Pesan 40%
- Kreativitas Ide 20%
- Storytelling 20%
- Kualitas Visual & Audio 20%
Pendaftaran dan Guidebook
- Pendaftaran: s.id/DaftarLombaVideoRuana2026
- Guidebook: panduan lomba video Teman Ruana 2026
Kontak Informasi
- Instagram: @teman.ruana
- WhatsApp: http://wa.me/6289673678493 (Andrea Rizky)
Saatnya Mengubah Ide Menjadi Cerita
Satu video mungkin hanya berdurasi beberapa menit, tetapi pesan di dalamnya bisa membuat seseorang berhenti sejenak dan melihat kembali lingkungan di sekitarnya.
Jadi kalau kamu punya pengalaman, keresahan, atau ide tentang ruang publik bebas asap rokok, jangan biarkan idemu berhenti di kepala..
