SELA merupakan istilah yang mengacu pada kenangan dan cerita mengenai pengalaman seseorang dengan lingkungan, tempat tinggal, serta ruang yang ada di sekitarnya.
Lomba ini juga menjadi kesempatan bagi fotografer untuk mengeksplorasi pendekatan street photography dan menunjukkan bagaimana sebuah momen dapat berbicara melalui sudut pandang personal.
Mengenal SELA dan Tema The Art of Seeing
Mengusung tema “The Art of Seeing”, kompetisi ini mengajak para peserta untuk melihat lingkungan sekitar dengan cara yang berbeda. Hal-hal sederhana yang sering dilewati begitu saja bisa menjadi sebuah karya visual yang penuh cerita, emosi, dan makna.
Peserta dapat mengeksplorasi berbagai hal dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari karakter seseorang, interaksi sosial, ekspresi, suasana sebuah tempat, hingga momen spontan yang terjadi di ruang publik.
Pendekatan yang digunakan adalah street photography, sehingga kekuatan utama karya dapat muncul dari kemampuan fotografer dalam mengamati dan menemukan cerita di balik aktivitas sehari-hari.
Ketentuan Umum Lomba Fotografi 2026
Berikut beberapa ketentuan umum yang perlu diperhatikan peserta:
- Lomba terbuka untuk umum dan gratis.
- Peserta merupakan Warga Negara Indonesia atau WNI.
- Peserta mengikuti lomba secara individu.
- Setiap peserta hanya dapat mengirimkan 3 karya foto.
- Karya harus dibuat pada tahun 2026.
- Karya yang pernah menjadi pemenang dalam kompetisi fotografi lain tidak diperbolehkan.
- Peserta wajib mengikuti seluruh ketentuan dan tahapan lomba.
- Peserta wajib mengikuti akun Instagram @sela_exhibition dan @slide.perbanas
- Keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat
Ketentuan Karya yang Dilombakan
Sebelum mengirimkan karya, peserta juga perlu memperhatikan beberapa ketentuan berikut.
- Foto yang dikirimkan harus sesuai dengan tema “The Art of Seeing”
- Menggunakan pendekatan Street Photography.
- Peserta bebas menafsirkan tema secara kreatif, selama mampu menyampaikan cerita, suasana, emosi, karakter, interaksi, atau momen yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.
- Karya dapat berbentuk:
- Fotografi tunggal.
- Series fotografi.
- Karya dua dimensi atau 2D.
- Karya tiga dimensi atau 3D dalam bentuk instalasi.
- Foto dapat dibuat menggunakan berbagai jenis perangkat, di antaranya: Kamera DSLR, Kamera mirrorless, Kamera digital, Kamera analog yang telah didigitalisasi, maupun Smartphone.
- Editing dasar diperbolehkan dalam kompetisi ini.
- Manipulasi digital yang mengubah substansi utama foto tidak diperbolehkan.
- Penggunaan AI generatif untuk menambahkan, menghilangkan, atau mengubah objek utama dalam foto juga tidak diperbolehkan.
- Karya tidak boleh mengandung:
- Pornografi.
- Ujaran kebencian.
- Unsur SARA yang bersifat provokatif atau diskriminatif.
- Kekerasan eksplisit.
- Konten yang melanggar hukum.
- Hak cipta karya tetap menjadi milik peserta.
- Panitia memiliki hak untuk menggunakan foto karya peserta dalam kebutuhan publikasi yang berkaitan dengan kegiatan lomba dan pameran.
Total Hadiah Lomba Fotografi SELA 2026
Lomba Fotografi 2026 The Art of Seeing menyediakan total hadiah sebesar Rp1.500.000. Hadiah akan diberikan kepada tiga pemenang, yaitu:
- Juara 1: Uang pembinaan + Plakat + Sertifikat.
- Juara 2: Uang pembinaan + Plakat + Sertifikat.
- Juara 3: Uang pembinaan + Plakat + Sertifikat.
Jadwal dan Timeline Lomba
Catat tanggal penting berikut agar tidak melewatkan kesempatan mengikuti kompetisi ini.
- Batas akhir pengumpulan foto: 30 Oktober 2026.
- Seleksi karya: 31 Oktober–1 November 2026.
- Pengumuman pemenang: 4 November 2026.
- Penyerahan hadiah: 7 November 2026.
Cara Daftar Lomba Fotografi 2026 SELA
Pendaftaran serta informasi lengkap mengenai Lomba Fotografi 2026 “The Art of Seeing” dapat diakses melalui:
Kontak Panitia
Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi:
- Anra (Humas): +62 859-5913-9770
- Instagram: @sela_exhibition
Melalui kompetisi ini, fotografi tidak hanya dipandang sebagai hasil dari menekan tombol kamera.
Sebuah foto dapat menjadi cara untuk melihat dunia dengan lebih peka, menemukan cerita di ruang-ruang sederhana, dan menyampaikan pesan yang mungkin tidak selalu bisa dijelaskan dengan kata-kata.
Jadi ika ukamu memiliki satu momen yang menurutmu layak untuk diceritakan melalui sebuah foto, mungkin inilah saatnya untuk menunjukkan The Art of Seeing versimu sendiri.
