Kompetisi ini menjadi kesempatan bagi jurnalis untuk mengangkat berbagai persoalan pendidikan menjadi karya jurnalistik yang informatif, inspiratif, dan berdampak bagi masyarakat.
Melalui kompetisi ini, Tanoto Foundation mendorong jurnalis untuk menggali persoalan tersebut melalui liputan yang berangkat dari fakta, menghadirkan beragam perspektif, serta mengulas tantangan dan solusi secara kritis.
Tema dan Subtema
Peserta dapat memilih salah satu dari tiga tema utama yang telah disediakan. Setiap tema memiliki sejumlah subtema yang dapat dijadikan landasan dalam menyusun proposal liputan.
1. Pengembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini
- Peran keluarga dalam membangun fondasi belajar anak.
- Kesenjangan kualitas layanan dan pengajar PAUD.
- Hubungan gizi, pengasuhan, dan kesiapan belajar anak.
2. Pendidikan Dasar
- Literasi dan numerasi.
- Guru dan pembelajaran di kelas.
- Peran orang tua dalam pembelajaran anak.
- Kolaborasi sekolah, keluarga, dan komunitas.
3. Pendidikan Tinggi
- Kesenjangan kompetensi lulusan dan kebutuhan industri (skill mismatch).
- Pengembangan soft skills generasi muda.
- Pengembangan kepemimpinan dan potensi mahasiswa di luar kelas.
Ketentuan Umum Lomba
- Peserta merupakan jurnalis aktif, baik tetap maupun freelance, yang bekerja di media resmi Indonesia dan terdaftar di Dewan Pers.
- Peserta dapat mengikuti lomba secara individu atau kelompok.
- Untuk peserta kelompok, pendaftaran menggunakan nama ketua kelompok.
- Setiap peserta dapat mengirimkan maksimal 2 proposal.
- Proposal dapat mengangkat lebih dari satu tema atau subtema.
- Peserta wajib memahami dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik.
Ketentuan Karya (Proposal dan Hasil Liputan)
Ketentuan Proposal
- Memuat rencana judul, tema liputan, rencana narasumber kunci, dan sudut pandang (angle) liputan.
- Panjang proposal maksimal 500 kata.
- Karya harus orisinal dan belum pernah diikutsertakan dalam kompetisi lain.
- Tidak mengandung unsur SARA maupun ujaran kebencian.
Ketentuan Hasil Liputan
- Karya merupakan liputan baru dan belum pernah dipublikasikan.
- Karya wajib dipublikasikan melalui media atau platform yang dicantumkan dalam proposal.
- Wajib menyertakan minimal salah satu dari:
- Kutipan wawancara dengan Tanoto Foundation pada periode 10 November–11 Desember 2026.
- Data dari riset atau studi Tanoto Foundation tahun 2022–2026.
- Format karya bebas, meliputi artikel mendalam (long-form), esai foto, video jurnalistik, siniar (podcast), talk show, konten media sosial, atau kombinasi beberapa format.
- Pendekatan liputan dapat berupa human story, serial artikel, infografik, video dokumenter, liputan berbasis data, komik, dan bentuk kreatif lainnya.
- Pelaksanaan liputan wajib dilakukan pada 10 November–11 Desember 2026.
Hak Cipta
- Hak cipta karya tetap berada pada pembuat konten.
- Tanoto Foundation berhak menggunakan karya pemenang untuk keperluan amplifikasi dengan tetap mencantumkan nama pembuat karya.
Hadiah
Kompetisi Karya Jurnalistik Pendidikan 2026 menyediakan dukungan pendanaan liputan dengan total nilai Rp100.000.000. Dana ini dialokasikan untuk mendukung proses peliputan sekaligus memberikan apresiasi kepada karya jurnalistik terbaik.
Dukungan Dana Liputan
- Sebanyak 20 proposal: Rp4.500.000 untuk setiap proposal.
Apresiasi Karya Terbaik
Setelah proses peliputan dan publikasi selesai, akan dipilih tiga karya jurnalistik terbaik yang berhak memperoleh apresiasi tambahan berupa uang tunai.
- Juara 1: Rp5.000.000.
- Juara 2: Rp3.000.000.
- Juara 3: Rp2.000.000.
Timeline
- Sesi pembekalan: 23 Oktober 2026.
- Batas pengiriman proposal: 9 November 2026, pukul 23.59 WIB.
- Pengumuman proposal terpilih: 10 November 2026.
- Periode pelaksanaan liputan: 10 November–11 Desember 2026.
Kriteria Penilaian (Ketentuan Proposal Terpilih)
Berikut kriteria penilaian yang perlu diperhatikan:
1. Berangkat dari persoalan nyata: Mengangkat masalah atau pertanyaan pendidikan yang relevan bagi masyarakat, bukan sekadar melaporkan kegiatan atau keberhasilan program.
2. Memiliki sudut pandang yang jelas: Menjelaskan hal yang ingin diungkap dan alasan cerita tersebut penting diketahui publik.
3. Didukung bukti dan beragam perspektif: Menghadirkan data, pengalaman masyarakat, pandangan ahli, serta keterangan pihak yang bertanggung jawab.
4. Menggali solusi sekaligus tantangan: Mengkaji hal yang berhasil, hal yang belum berhasil, dan faktor yang memengaruhinya.
5. Memiliki nilai publik: Memperkaya pemahaman masyarakat atau mendorong diskusi yang lebih bermakna mengenai pendidikan.
Link Pendaftaran dan Guidebook/Info Lengkap
- Pendaftaran & Info lengkap: bit.ly/2026KompetisiJurnalistikTF
Kontak dan Media Sosial
- Instagram: @tanotoeducation
Kompetisi Karya Jurnalistik Pendidikan 2026 menjadi kesempatan bagi jurnalis untuk menghadirkan cerita pendidikan yang tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga membuka ruang diskusi dan mendorong perubahan.
Dengan pendekatan yang mendalam, jurnalis dapat membantu masyarakat memahami tantangan pendidikan secara lebih utuh.
Bagi jurnalis yang memiliki gagasan liputan menarik, segera siapkan proposal terbaik dan manfaatkan kesempatan memperoleh dukungan pendanaan untuk mewujudkan karya jurnalistik yang berdampak.
