SEAMEO RECFON World Food Day Contest 2026 hadir dalam rangka memperingati World Food Day sekaligus mengajak masyarakat untuk melihat lebih dekat persoalan krisis pangan dan food waste yang masih terjadi di lingkungan sekitar.
Tema Lomba
Mengusung tema “Food Crisis, Food Waste”, kompetisi ini menjadi ruang bagi masyarakat Indonesia untuk menyampaikan ide, pesan, dan kreativitas melalui karya visual.
Peserta juga diajak untuk ikut berkontribusi dalam mendorong ketahanan pangan lokal yang lebih berkelanjutan.
Kategori Lomba
- Lomba Video Reels Pendek
- Lomba Desain Infografis
Ketentuan Umum
- Terbuka untuk umum se-Indonesia.
- Pendaftaran 100% gratis.
- Karya wajib 100% orisinal dan dibuat oleh manusia.
- Dilarang menggunakan AI dalam pembuatan karya.
Ketentuan Karya
A. Video Reels:
- Format vertikal 9:16.
- Durasi maksimal 90 detik.
- Wajib menyuarakan slogan resmi.
- Menggunakan audio bebas royalti.
B. Desain Infografis:
- Format Feed Instagram dengan rasio 1:1 atau 4:5.
- Naskah teks/data telah disiapkan oleh panitia.
- Peserta fokus pada eksekusi desain visual.
- Wajib merupakan karya orisinal buatan manusia.
- Dilarang menggunakan AI.
Hadiah
Tersedia total hadiah pembinaan senilai Rp7.000.000.
Selain kesempatan mendapatkan hadiah, kompetisi ini juga dapat menjadi ruang untuk menyampaikan pesan tentang persoalan pangan melalui karya yang informatif dan kreatif.
Timeline SEAMEO RECFON World Food Day Contest 2026
- Pendaftaran: 23–30 September 2026
- Pengumpulan Karya: 1–11 Oktober 2026
- Pengumuman Pemenang: 16 Oktober 2026
Cara Pendaftaran
Pendaftaran dilakukan melalui website resmi SEAMEO RECFON:
Catatan: Peserta yang telah mendaftar akan otomatis bergabung ke Grup WhatsApp Resmi Peserta untuk memperoleh informasi lebih lanjut, termasuk tautan pengumpulan karya. {codeBox}
Untuk informasi dan pembaruan lomba, peserta juga dapat mengikuti
- Instagram: @seameorecfon
Jangan lewatkan kesempatan untuk ikut menyuarakan isu krisis pangan dan sisa makanan melalui karya kreatifmu.
Pilih kategori yang sesuai, siapkan karya terbaik, dan ikut mengambil bagian dalam upaya mendorong ketahanan pangan lokal yang berkelanjutan.
