Kompetisi fotografi ini merupakan bagian dari rangkaian acara Reformarch Vol. 5 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Lampung.
Melalui lomba ini, peserta diajak untuk melihat ruang bukan hanya sebagai tempat yang memiliki bentuk fisik, tetapi juga sebagai media yang menyimpan memori, identitas budaya, serta nilai-nilai tradisi.
Tema Lomba Fotografi Reformarch Vol. 5
Dengan mengangkat tema “Jejak Tradisi dalam Ruang”, peserta ditantang menangkap pesona arsitektur vernakular atau tradisional melalui sudut pandang fotografi yang kreatif dan penuh makna.
Objek foto dapat berupa bangunan arsitektur vernakular atau tradisional, baik dalam bentuk:
- Eksterior bangunan
- Interior bangunan
- Elemen atau detail bangunan
Peserta dapat mengeksplorasi bagaimana sebuah ruang dan bangunan mampu menyimpan jejak sejarah, budaya, kehidupan masyarakat, hingga tradisi yang masih bertahan.
Ketentuan Umum
Berikut beberapa ketentuan yang perlu diperhatikan peserta:
- Terbuka untuk umum, mahasiswa, dan pelajar SMA/MA/SMK sederajat di seluruh Indonesia.
- Peserta wajib melampirkan identitas berupa KTP, KTM, atau kartu pelajar.
- Wajib mengikuti akun Instagram @reformarch.unila
- Setiap peserta maksimal mengirimkan 1 karya.
- Foto harus merupakan karya orisinal milik peserta.
- Karya belum pernah diikutsertakan dalam lomba lain.
- Penggunaan AI dalam pembuatan karya tidak diperbolehkan.
- Foto dapat diambil menggunakan kamera DSLR, mirrorless, atau smartphone.
- Penggunaan drone tidak diperbolehkan.
- Penyuntingan foto hanya diperbolehkan untuk cropping, pencahayaan, kontras, dan ketajaman.
- Manipulasi foto secara berlebihan tidak diperbolehkan.
Ketentuan Karya
Peserta juga perlu memperhatikan persyaratan teknis karya berikut:
- Karya dikirim dalam format JPG atau JPEG.
- Resolusi minimal 3000 × 2000 piksel atau 6MP.
- Kualitas foto minimal HD atau 4K.
- Nama file menggunakan format:
- Nama peserta_Judul karya_Reformarch.vol5
- Peserta wajib menyertakan keterangan karya yang berisi:
- Judul foto
- Nama bangunan
- Lokasi bangunan
- Deskripsi singkat sebanyak 50–100 kata mengenai filosofi atau cerita di balik karya
Biaya Pendaftaran
Pendaftaran Lomba Fotografi Reformarch Vol. 5 dibuka dalam beberapa gelombang. Untuk biaya pendaftaran yang masih tersedia, berikut rinciannya:
- Gelombang II: 19–27 Agustus 2026 — Rp40.000
- Gelombang III: 28 Agustus–11 September 2026 — Rp45.000
Hadiah Lomba Fotografi Reformarch Vol. 5
Peserta berkesempatan memperebutkan hadiah dengan total nilai jutaan rupiah, yaitu:
- Juara 1: Rp750.000 + e-sertifikat
- Juara 2: Rp500.000 + e-sertifikat
- Juara 3: Rp300.000 + e-sertifikat
- Best Favorite Photo: Rp150.000 + e-sertifikat
- Seluruh peserta akan mendapatkan e-certificate
Timeline Lomba
Catat jadwal penting Lomba Fotografi Reformarch Vol. 5 berikut ini:
- Pendaftaran: 3 Agustus–11 September 2026
- Batas akhir pengumpulan karya: 19 September 2026 pukul 22.00 WIB
- Penjurian: 20–25 September 2026
- Pengumuman pemenang: 26 September 2026
Jangan sampai melewati batas waktu pengumpulan karya karena foto yang dikirim setelah jadwal yang ditentukan berisiko tidak dapat diikutsertakan dalam kompetisi.
Kriteria Penilaian
Setiap karya akan dinilai berdasarkan beberapa aspek berikut:
- Kesesuaian dengan tema: 40%
- Komposisi dan teknik fotografi: 40%
- Makna dan storytelling visual: 20%
Foto yang memiliki teknik bagus saja belum tentu cukup. Peserta juga perlu memastikan bahwa karya mampu menyampaikan cerita dan memiliki hubungan kuat dengan tema “Jejak Tradisi dalam Ruang”.
Link Pendaftaran dan Pengumpulan Karya
Berikut link yang dapat digunakan untuk mengikuti Lomba Fotografi Reformarch Vol. 5:
Link Pendaftaran: daftar fotografi reformarch vol.5
Link Pengumpulan Karya: forms.gle/Q6ggV5iP8Rs6Q5Lf8
Guidebook: guidebook fotografi reformarch vol.5
Kontak dan Media Sosial
Untuk mendapatkan informasi terbaru, peserta dapat mengikuti Instagram:
- Instagram: @reformarch.unila
- Azizah: 0877-5459-8145
- Zahra: 0812-9041-2472
Lomba Fotografi Reformarch Vol. 5 menjadi kesempatan menarik bagi pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum untuk mengabadikan kekayaan arsitektur tradisional Indonesia melalui sebuah karya visual.
Jadi siapkan kameramu dan mulai abadikan jejak tradisi dalam sebuah karya fotografi yang penuh cerita.
